Tips Merancang Rumah Minimalis Sederhana Type 36 yang Kerap Dilupakan

115
Tips Merancang Rumah Minimalis Sederhana Type 36 yang Kerap Dilupakan
Tips Merancang Rumah Minimalis Sederhana Type 36 yang Kerap Dilupakan

Tips Merancang Rumah Minimalis Sederhana Type 36 yang Kerap Dilupakan

Minimalisme telah menjadi konsep yang sangat populer selama bertahun-tahun dalam filosofi desain maupun gaya hidup.

Arsitektur dengan konsep minimalis adalah tentang mencapai desain yang lebih baik melalui kesederhanaan – kesederhanaan bentuk, ruang, material, detail, dan warna.

Desain rumah minimalis sederhana type 36 juga menunjukkan kehati-hatian dalam perencanaan serta letak tata ruang guna memberikan kesan yang luas.

Kunci dalam mendesain rumah minimalis dengan type 36 adalah kesederhanaan, perincian yang sederhana namun tetap membuatnya menarik. Inilah mengapa banyak designer yang menikmati proses dalam menciptakan ruang yang minimalis.

Merancang Fungsi Ruang

Terlepas dari desain luar rumah dengan konsep minimalis ini, interior rumah yang memiliki luas bangunan 36m biasanya terdiri dari beberapa ruang yang masih mengikuti standar rumah-rumah pada kebiasannya seperti adanya ruang tamu, kamar tidur, ruang makan dll.

Keterbatasan lahan, membuat luas masing-masing ruang pastinya tidak akan terlalu besar.

Beberapa ruangan bahkan juga dirancang agar multifungsi sehingga dapat mengakomodasi semua kebutuhan.

Tetapi pada dasarnya semua interior rumah minimalis ini dirancang sesederhana mungkin tanpa banyak aksen atau ornamen yang rumit.

Baca Juga  Inilah Design Pagar Rumah Minimalis yang Elegan dengan Model Terbaru

Rumah dengan desain minimalis biasanya memiliki tata ruang yang tidak terlalu complicated, mudah diakses dan dengan volume ruang yang bertumpuk.

Desain ini kemudian menciptakan struktur yang simple di mana ruang dapat diprediksi dan tidak rumit.

Bentuk sederhana, denah lantai yang terbuka, dinding interior yang minimal, area penyimpanan sederhana, dan penekanan pada pandangan dan sudut datangnya cahaya matahari adalah ciri khas dari banyak desain rumah minimalis sederhana type 36.

Tips Merancang Rumah Minimalis Sederhana Type 36 yang Kerap Dilupakan

Rumah minimalis sederhana type 36 sebaiknya Mengurangi Lekukan

Secara keseluruhan, desain rumah minimalis akan menghindari banyak lekukan, kurva yang kompleks, atau bahkan sudut.

Profil atap yang sederhana juga memberikan karakteristik rumah minimalis.

Meletakkan jendela dengan panel pelat yang datar dengan bagian yang terekspos minimal akan menghilangkan “kebisingan” visual yang sering terjadi pada konsep desain lainnya.

Desin rumah minimalis type 36 juga dapat dicapai melalui kesederhanaan dalam bentuk, bahan, dan detail.

Beberapa designer lain bahkan mengambil langkah yang lebih berani dengan menutup kekurangan sensorik dari design minimalis dengan “membersihkan” semua lemari dan benda-benda yang dianggap terlalu majemuk dalam design minimalis.

Baca Juga  Inspirasi terbaik desain rumah dengan batu alam

Konsep desain rumah minimalis juga berkaitan dengan memilih ketertiban, kejelasan, ketenangan, dan niat pemiliknya.

Dengan berfokus pada beberapa elemen, desain rumah minimalis type 36 juga dapat tampil menarik perhatian dengan warna, dan tekstur benda-benda dalam ruangan.

Pemilihan Warna

Dalam hal warna, sebisa mungkin pilih warna dengan basis pigmen yang solid namun tetap dengan pendekatan soft.

Warna-warna yang kuat akan memberikan kesan tone yang padat yang pastinya tidak akan baik untuk rumah dengan luas 36m2.  

Sementara dalam pemilihan benda-benda yang mengisi ruangan, pilihlah objek dengan kualitas dan warna yang natural untuk memberikan kesan luas dan menenangkan.

Menghabiskan sisa tanah atau menyisakan untuk Taman?

Pertanyaan ini acapkali menjadi kendala bagi mereka yang membangun rumah minimalis sederhana type 36, karena seringnya tanah yang tersedia juga tak lebih dari 100 meter persegi atau 150 meter persegi bahkan kurang.

Anda tidak sendiri, karena ada banyak sekali orang yang berada di situasi serupa. Kembali lagi, coba bahas dahulu dengan pasangan Anda, manakah yang menurutnya lebih baik.